teh-sariwangi
Kuliner Umum

Sejarah Singkat Teh Sariwangi


Sari wangi adalah Salah satu teh yang melegenda di indonesia. perusahaan penghasil teh celup ini sudah berdiri sejak tahun 1973. Sebelum sariwangi hadir, penikmat teh di indonesia mengkonsumsi teh tubruk yang disajikan dengan cara menyeduh bubuk teh langsung kedalam wadah. Untuk menikmati segelas teh ini kadang kala ada ampas dari teh yang ikut tertelan. Biasanya diperlukan saringan untuk memisahkan ampas dari seduhan air teh. Hadirnya sariwangi sebagai teh kantong pertama ini memberikan inovasi dan juga gebrakan dalam cara menikmati teh. Teh dalam kantong ini dianggap lebih praktis dan juga mudah  disajikan. Sejak saat itu teh sariwangi mulai dikonsumsi masyarakat indonesia, bahkan sudah diekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Australia, Inggris, timur tengah dan Rusia.

Ide pertama kali menggunakan kantong teh ini dicetuskan oleh Thomas Sullivan, dia adalah pedagang teh dan kopi dari New York. Untuk memberikan sampel kepada para calon pembelinya Sullivan menggunakan kantong dari sutra sebagai wadah sampel tehnya. Sejak saat itu Johan Alexander supit, memprakarsai pembuatan teh dalam kantong. Dia ini terinspirasi dengan bentuk kantong sampel teh Sullivan. Sejak  saat itu perusahaan ini terus tumbuh dan dicintai oleh orang indonesia. bahkan pada pencapaian terbaiknya sariwangi pernah memproduksi 46.000 ton bubuk teh per tahunnya. Meskipun saat ini Pt. Sariwangi telah dinyatakan pailit, namun produk sariwangi tetap bisa dinikmati masyarakat yang diproduksi oleh PT Unilever tbk.

Teh sari wangi sendiri memiliki 4 macam varian yang berbeda. Yaitu sariwangi teh asli, sari murni, sariwangi teh melati dan sariwangi teh hijau. Teh sariwangi ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat indonesia, salah satunya karena teh kantong ini sudah lama beredar dan dikonsumsi selama bertahun-tahun sehingga sangat melekat dan identik sekali dengan indonesia.

Kepoin Nih !  [Tips] Pacaran Asik dan Hemat Biaya

Pada awalnya perusahaan Sariwangi merupakan perusahan penjualan komoditas teh yang sudah berdiri sejak tahun 1962. Selama 10 tahun bergerak dalam bidang trading komoditas teh, kemudian muncul ide untuk meracik dan memproduksi teh dalam kemasan. Pada tahun 1972 perusahaan ini menjual teh dengan merek sariwangi dan menjadi pelopor teh celup pertama di indonesia. kebiasaan ngeteh celup seakan sangat kental dengan perusahaan ini. Sayangnya pada tahun 2015 perusahaan ini mengalami masalah hutang yang cukup banyak semenjak berakhirnya hubungan kerja sama dengan unilever. Hingga pada tahun 2018 perusahaan ini dinyatakan pailit. Meski demikian pt unilever selaku pemegang merek teh sariwangi tetap memproduksi teh ini agar bisa dinikmati masyarakat indonesia dan dunia.

Selain teh celup asli, varian dari teh sariwangi yang paling diminati adalah sariwangi melati.  Teh ini memiliki harum melati yang khas. Tidak hanya segar di mulut namun juga memberikan sensasi harum bunga yang unik. Ada juga varian teh hijau. Teh hijau yang di produksi sariwangi juga memiliki berbagai keunggulan. Diambil dari pucuk terbaik daun teh hijau, memberikan rasa, aroma dan juga warna yang segar. Sariwangi teh hijau ini dapat disajikan panas maupun dingin. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari teh hijau ini lebih baik mengkonsumsinya tanpa gula. Sarimurni juga bagian dari produk sariwangi. Sedikit berbeda dengan varian lainnya. Karena sarimurni ini pengemasannya sedikit berbeda dengan bentuk sariwangi pada umumnya. Tidak menggunakan kantong kotak dengan tali yang dapat di celup. Sarimurni ini menggunakan kemasan kantong bundar dengan teknologi osmofilter. Sarimurni sangat cocok untuk teh dalam wadah yang besar.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *